Ditjen AHU Online

PENGUMUMAN KENOTARIATAN

PENGUMUMAN

TENTANG

PENDAFTARAN PELATIHAN

PENINGKATAN KUALITAS JABATAN NOTARIS

GELOMBANG KE-2 TAHUN 2019

TERHADAP CALON NOTARIS

 

Diberitahukan bahwa berdasarkan Pasal 2 ayat (3) huruf a Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 19 Tahun 2019 tentang Syarat dan Tata Cara Pengangkatan, Cuti, Perpindahan, Pemberhentian dan Perpanjangan Masa Jabatan Notaris, menyatakan bahwa untuk dapat diangkat menjadi Notaris, calon Notaris harus melampirkan salah satu dokumen pendukung yaitu fotokopi Sertifikat Pelatihan Peningkatan Kualitas Jabatan Notaris yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum. Untuk memenuhi ketentuan tersebut, kami sampaikan hal-hal sebagai berikut :

A.        PESERTA PELATIHAN

 

Peserta Pelatihan adalah calon Notaris Warga Negara Indonesia yang sudah terdaftar sebagai peserta pelatihan dan peserta berada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

B.        SYARAT-SYARAT PELATIHAN

a.     Syarat Umum :

1.      Warga Negara Indonesia;

2.      Berusia 27 tahun sebelum pendaftaran PPKJN;

3.      Berijazah sarjana hukum dan strata dua (M.Kn/Spn/CN);

4.      Sudah melaksanakan magang di kantor Notaris paling singkat 24 (dua puluh empat) bulan berturut-turut pada kantor Notaris yang diketahui oleh Organisasi (Pengda);

5.      Tidak berstatus tersangka maupun terdakwa atas tindak pidana.

 

b.    Syarat Pendukung :

1.      Pasfoto;

2.      Kartu Tanda Penduduk;

3.      Ijazah sarjana hukum dan Ijazah strata dua (M.Kn/Spn/CN);

4.      Sertifikat kelulusan kode etik dari Organisasi Notaris;

5.      Surat keterangan magang 2 (dua) tahun di kantor Notaris dan dibuktikan dengan surat rekomendasi dari Organisasi Notaris;

6.      Surat pernyataan bermaterai dari calon Notaris bahwa yang bersangkutan tidak berstatus tersangka maupun terdakwa atas tindak pidana;

7.      Surat pernyataan bermaterai bahwa semua dokumen yang diunggah adalah benar;

 

Syarat pendukung tersebut wajib diunggah oleh peserta secara elektronik melalui laman ppkjn.ahu.go.id

Apabila dokumen persyaratan yang diunggah tidak sesuai yang disyaratkan, maka permohonan DITOLAK/DIGUGURKAN.

C.        PELAKSANAAN PELATIHAN

1.     Pendaftaran peserta dibuka pada tanggal 15 November 2019 Pukul 06.00 WIB melalui laman ppkjn.ahu.go.id sampai paling lama 3 (tiga) hari sejak tanggal pembukaan pendaftaran atau sampai kuota Peserta Pelatihan Peningkatan Kualitas Jabatan Notaris terpenuhi.

2.     Kuota Peserta Pelatihan Peningkatan Kualitas Jabatan Notaris yang dibuka saat ini adalah 500 peserta.

3.     Peserta yang lulus verifikasi akan disampaikan melalui email.

4.     Kartu Peserta Pelatihan Peningkatan Kualitas Jabatan Notaris dicetak oleh peserta melalui laman ppkjn.ahu.go.id dengan masuk ke akun peserta pada saat pendaftaran.

5.     Waktu dan tempat pelatihan tercantum dalam Kartu Peserta Pelatihan Peningkatan Kualitas Jabatan Notaris.

6.     Untuk dapat mengikuti pelatihan, peserta wajib membawa Kartu Peserta Pelatihan Peningkatan Kualitas Jabatan Notaris dan KTP atau kartu tanda pengenal/identitas lainnya.

7.     Pelatihan dilaksanakan selama 5 (lima) hari dengan kegiatan sebagai berikut:

a.      Pembukaan;

b.      Penyampaian 9 (sembilan) materi;

c.      Penutupan;

D.        LAIN-LAIN

1.     Kesalahan administratif dalam pengisian fomulir pendaftaran menjadi tanggung jawab peserta.

2.     Apabila pendaftaran dilakukan sebelum Pukul 06.00 WIB pada tanggal 15 November, permohonan akan ditolak.

3.     Ketentuan lebih lanjut mengenai hak dan kewajiban, tata tertib, dan jadwal Pelatihan Peningkatan Kualitas Jabatan Notaris akan diumumkan melalui website AHU Online setelah pengumuman lulus verifikasi disampaikan melalui email.

 

 

 

Jakarta,     November 2019

TTD

DIREKTUR PERDATA

SURVEI INTEGRIRITAS

Tata cara Survei Integritas:

  1. QR Code survei integritas yang telah didistribusikan wajib dipasang di ruang kerja yang letaknya strategis (dapat diakses oleh seluruh pegawai).
  2. Pindai QR Code menggunakan telepon seluler (Android ataupun iOS). Untuk telepon seluler yang tidak mendukung untuk memindai QR Code secara langsung dapat mengunduh aplikasi scanner QR Code di playstore, appstore atau sejenisnya.
  3. Setelah memindai QR Code maka akan keluar laman survei dan dapat langsung diisi dan pilihan jawaban yang sesuai dengan pilihan masing-masing.
  4. Terdapat 22 (dua puluh dua) pertanyaan untuk Survei Integritas. Pertanyaan didahului dengan identitas diri. Apabila telah selesai menjawab, selanjutnya tekan tombol “Kirim” hingga muncul keterangan “Sukses”.


SURVEI KEBUTUHAN KONSUMEN

Tata cara Survei IKM-IPK:
  1. QR Code survei IKM-IPK yang telah didistribusikan wajib dipasang di ruang ruang layanan dan/atau ruang tunggu yang letaknya strategis (dapat diakses oleh seluruh penerima layanan).
  2. QR Code dapat dikirimkan melalui surat elektronik (e-mail) kepada penerima layanan yang tidak memerlukan kehadiran fisik di tempat pelayanan (notaris, pemohon hak cipta dan pengguna layanan lainnya).
  3. Pindai QR Code menggunakan telepon seluler (Android ataupun iOS). Untuk telepon seluler yang tidak mendukung untuk memindai QR Code secara langsung dapat mengunduh aplikasi scanner QR Code di playstore, appstore atau sejenisnya.
  4. Setelah memindai QR Code maka akan keluar laman survei dan pilihan jawaban dapat langsung diisi sesuai dengan pilihan masing-masing. Terdapat 15 (lima belas) pertanyaan untuk survei IKM-IPK. Pertanyaan didahului dengan jenis layanan yang diterima. Apabila telah selesai menjawab, selanjutnya tekan tombol “Kirim” hingga muncul keterangan “Sukses”.